Posts Tagged ‘bisnis wanita’

Cash-Flow-for-Woman

Cash Flow for Woman

Menjadikan Perempuan sebagai Manajer Keuangan Keluarga Paling Top

oleh: Ahmad Gozali

List Price :

Rp 29.000

Your Price :

Rp 24.650 (15% OFF)

Penerbit :

Hikmah

Edisi :

Soft Cover

Tgl Penerbitan :

September 2006

Bahasa :

Indonesia

Halaman :

192

Sinopsis Buku:

Sebenarnya laki-laki maupun perempuan sama saja, kalau sudah belanja. Sama-sama lupa, sama-sama tidak terkontrol. Bedanya, perempuan sudah tercitrakan sebagai kaum yang suka belanja. Meskipun demikian, sebagian besar masyarakat kita menempatkan perempuan sebagai manajer keuangan keluarga.

Terlepas dari benar atau tidak citra itu, yang jelas ketika perempuan menjadi pengelola keuangan keluarga, ia harus mampu mengatur pemasukan dan pengeluaran uang menjadi seimbang. Dan, buku ini akan membantu Anda menjadi pengelola keuangan yang top. Seorang pengelola yang tidak hanya bisa menghabiskan, tetapi juga menghasilkan uang.

***
“Membaca buku ini membuat saya tersadar akan pentingnya mengatur dan merencanakan keuangan, baik untuk masa sekarang maupun masa depan. Bahasan yang akrab dengan dunia perempuan ini memang mengasyikkan untuk dibaca dan tentu saja sangat bermanfaat….”- Wirda Yanti, Ibu Rumah Tangga & Redaktur Majalah Ummi

“Saya sarankan Anda untuk membaca buku ini pelan-pelan, kata per kata. Tidak perlu terburu-buru, karena saya yakin apa yang ditulis Ahmad Gozali bisa jadi akan mengubah hidup Anda….” -Safir Senduk, Perencana Keuangan

antara-wanita-dan-bisnisWanita, manusia yang diciptakan dengan bentuk fisik, sifat, serta karakter unik tersendiri.

Wanita.. secara fitrah atau kodrat, jelas.. sangat berbeda dengan kaum pria. Antara seorang wanita dengan seorang pria, masing-masing harus menyadari bagaimana dan untuk apa ia diciptakan.

Perbedaan antara wanita dan pria bukanlah sesuatu yang “tidak disengaja” oleh Sang Khaliq, tetapi perbedaan yang ada sesungguhnya adalah untuk saling melengkapi antara satu sama lain dalam kehidupan di muka bumi ini.

Perbedaan tidak menjadikan yang satu lebih tinggi derajatnya daripada yang lain, karena tinggi rendahnya derajat seseorang, baik pria maupun wanita adalah berdasarkan sehebat mana ketaatan mereka dalam menjalankan segala apa yang menjadi Perintah-Nya, serta sejauh mana menghindarkan diri dari apapun yang menjadi larangan-Nya.

Sementara itu, kewajiban mencari nafkah adalah menjadi tanggung jawab atau kewajiban dari seorang bapak atau suami yang notabene adalah dipegang oleh kaum pria. Dengan menjalankan kewajibannya itulah seorang pria, bapak atau suami dianggap sebagai imam di keluarganya atau qowwam bagi mereka para wanita.

Tetapi bagaimana dengan seorang wanita? Banyak sekali kita saksikan.. para wanita bekerja atau terjun untuk menekuni sebuah bisnis. Banyak diantara mereka yang melakukan pekerjaan atau bisnis bukan hanya untuk mencari penghasilan tambahan saja, tetapi tidak sedikit diantara mereka yang menanggung beban sebagai pencari nafkah demi kelangsungan hidup keluarganya. Apalagi bagi mereka yang single parent, atau ada pria diantara mereka tetapi penghasilannya tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, atau ia tidak bekerja dikarenakan sulitnya mendapatkan pekerjaan, apalagi banyak sekali perusahaan yang dengan alasan tertentu membatasi jumlah pekerja pria-nya lebih sedikit dibandingkan para pekerja wanita-nya.

Yaa.. mungkin selama alasan seorang wanita untuk bekerja atau menekuni sebuah bisnis itu bisa dibenarkan, dan selama pekerjaan atau bisnis itu baik serta bisa meringankan beban hidup keluarga, sesuai dengan fitrah atau kodrat kewanitaannya, serta ia pun bisa mengatur waktu antara pekerjaan, bisnis dan keluarganya, ..kenapa tidak?

Banyak pekerjaan atau cara bisnis yang bisa dilakukan oleh seorang wanita, bahkan bisnis yang bisa dilakukan dari rumah sekalipun.. sehingga bagi yang telah berumah tangga, ia bisa tetap menjadi seorang isteri di saat kapan saja suami merindukan, menjadi seorang ibu di saat anak-anak membutuhkan belaian kasih sayang, perhatian serta bimbingan.. apalagi seorang ibu bertugas sebagai “madrasatul ula”, sekolah atau pendidik awal bagi putera-puterinya.

Banyak peluang bisnis atau peluang usaha yang bisa diciptakan dengan melihat apa yang ada di sekeliling kita. Seperti apa kata seorang motivator kenamaan yang bernama Tung Desem waringin, bahwa:

“Apa yang kita lihat sebetulnya ‘sudah’ menghasilkan uang bagi seseorang yang lain, ataupun ‘bisa’ menghasilkan bagi orang lain, ataupun bagi kita”.

Itu berarti peluang bisnis atau peluang usaha ada dimana-mana, termasuk bagi para wanita atau ibu rumah tangga, banyak bisnis atau usaha yang bisa wanita lakukan dari rumah, seperti bisnis makanan dan minuman, bisnis kecantikan dan perawatan tubuh, bisnis cendera mata, jasa penerjemah serta penulisan artikel website, dan sebagainya.

Semoga bermanfaat..!!! (Cepi Nugraha)

bisnis-musimanBisnis musiman sebenarnya datang hampir setiap saat. Bila kita peka terhadap hal tersebut, maka bisnis semacam ini bisa menjadikan peluang usaha yang menjanjikan. Biasanya bisnis musiman tidak berlangsung lama dan juga momenya silih berganti, malahan tidak jarang yang berbarengan. Sehingga diperlukan kejelian dalam menangkap setiap momen dan event agar kita bisa memanfaatkannya dan mampu mengumpulkan keuntungan yang besar. Dalam memanfaatkan momen pada setiap musimnya, kita juga dituntut untuk bisa memetakan peluang bisnis tersebut agar memudahkan dalam mempersiapkan hal-hal yang berkaitan dengan peluang usaha tersebut.

Bila kita petakan, bisnis musiman tersebut dibagi menjadi beberapa kategori, diantaranya:

1. Bisnis musiman yang dipengaruhi kondisi alam.

Indonesia sendiri mempunyai dua musim utama, yaitu musim hujan dan musim kemarau. Namun di sebagian wilayah dan lokasi juga sering terjadi namanya musim banjir, banjir longsor, dan juga bisa kekurangan air.

Pada musim kemarau, peluang usaha yang ada diantaranya:

a. Bisnis makanan atau minuman yang dingin-dingin

b. Bisnis pendistribusian air di daerah-daerah yang mengalami kekeringan

c. Bisnis yang berkaitan dengan alat-alat elektronik yang bisa membuat suasana menjadi dingin, misalnya kipas angin, AC, service AC, dll

Pada musim hujan, peluang usaha yang ada diantaranya :

a. Bisnis laundry

b. Bisnis makanan dan minuman yang hangat, misalnya gorengan, bakso, dll

c. Bisnis payung, jas hujan, serta jasa memperbaiki genteng bocor.

2. Peluang usaha yang berhubungan dengan even olahraga.

Peluang usaha yang berhubungan dengan even olahraga, baik lokal, nasional atau internasional, antara lain :

a. Event Pekan Olah Raga Nasional (PON), bisa berjualan busana, atribut, souvenir, dll

b. Event kompetisi olah raga dalam negeri (Sepakbola Indonesia Super League, Indonesia Basketball League, Badminton, Livoli, dll), bisa berjualan busana, atribut, souvenir, nonton bareng, dll.

c. Event kompetisi olahraga lokal (antar pelajar, antar mahasiswa, antar instansi/ perusahaan, dll)

d. Event olahraga Internasional (Piala Dunia, Piala Eropa, Liga Eropa, dll) bisa berjualan busana, atribut, souvenir, nonton bareng, dll.

3. Peluang usaha yang berhubungan dengan even keagamaan.

a.  Bulan Ramadhan sampai lebaran adalah bulan penuh peluang bagi hampir semua industri, terlalu banyak peluang usaha yang bisa dipilih, antara lain bisnis makanan suguhan buka puasa, bisnis pakaian muslim, bisnis jasa arus mudik, dll.

b.  Lebaran haji juga menyimpan banyak peluang, misalnya: bisnis kambing atau sapi untuk Qurban, musim panen biro haji, perlengkapan jamaah haji sampai oleh-olehnya juga sebuah peluang, dll.

c.  Perayaan Natal bagi umat Nasrani juga menyimpan banyak peluang, begitu juga dengan perayaan umat agama lain juga tidak kalah menariknya.

4.  Peluang bisnis musiman yang berhubungan dengan bulan tertentu.

Bisnis musiman pada bulan-bulan tertentu menyimpan banyak peluang usaha yang bisa dimanfaatkan, diantaranya:

a. Bulan Juni-Juli biasanya bisnis yang berhubungan dengan kebutuhan sekolah sedang laris manis, dari mulai alat tulis, seragam sekolah, tas, sepatu,dll

b. Bulan Agustus biasanya diramaikan oleh bisnis yang berhubungan dengan atribut yang berhubungan dengan tema kemerdekaan serta kebutuhan lomba, bendera, umbul-umbul, pakaian perjuangan, dll.

c. Akhir bulan Desember dan tahun baru biasanya ada peluang usaha yang berhubungan dengan perayaan akhir tahun, misalnya terompet.

d. Di bulan-bulan tertentu juga ada musim wisuda anak sekolahan dan kuliah, dalam hal ini ada musim panen jualan jasa poto, bunga, souvenir khas wisuda, rias wisuda, dan persewaan gedung.

e. Ada juga musim pesta pernikahan, berarti ada musim panen jualan sovenir nikah, catering, penyewaan gaun pesta, rias pengantin, penyewaan gedung, dll.

f. Bulan seleksi mahasiswa baru dan CPNS, dalam hal ini bisa dimanfaatkan dengan menjual soal-soal prediksi, les privat, pelatihan, dll

5. Peluang usaha yang berhubungan dengan even politik.

Peluang usaha yang bisa mendatangkan banyak sekali keuntungan, terlebih saat ini banyak sekali daerah yang menyelenggarakan kegiatan pilkada. Momen ini dapat dimanfaatkan dengan menjual peluang usaha atribut kampanye, usaha sablon kaos, dll.

6. Peluang usaha yang dipengaruhi oleh sebuah tren baru.

Peluang usaha ini bisa muncul dengan tiba-tiba lalu booming dan cepat berlalu karena berbagai faktor. Tren busana batik sekarang ini contoh yang menarik, semua berbau batik, baju pria, wanita, anak-anak, sepatu, tas, bahkan sampai furniture ada yang bermotif batik, banyak yang memperkirakan tren seperti ini tidak akan berlangsung lama.

Diolah dari berbagai sumber

Sumber gambar: http://www.beritajakarta.com/images/foto/penjual_batik.jpg

http://bisnisukm.com

Mengemas kado makin mudah dilakukan. Beli saja kotaknya di gerai Kertaz-Kertaz Creative Box lalu masukkan hadiahnya. Meski simpel sensasi kemasan ini terbilang luar biasa. Maklumlah kotak kado buatan Belleza Indrawan ini dibuat sedemikian rupa sehingga tampak nilai seni dan kemewahannya di samping kepraktisan tadi.

Untuk mendapatkan boks karya perempuan kelahiran tahun 1973 ini bisa diperoleh di tiga gerainya yang berada di Bintaro, Cilandak, dan Pondok Indah. Ini belum agen-agennya di luar daerah. Setiap harinya Belleza dan timnya bisa memproduksi rata-rata sekitar 150-200 boks dengan harga bervariasi mulai dari Rp 6.500 hingga Rp 175.000/boks.

Belleza mengaku iseng ketika pertama kali mencoba membuat kotak kado itu. Saat itu ia berhenti bekerja setelah menikah karena tempatnya bekerja jauh di Cikarang sedangkan ia bertempat tinggal di Bintaro. Pada tahun 1998 kakak iparnya yang meneliti kertas seni di luar negeri pulang ke Indonesia. Ia membawa setumpuk kertas contoh basil buatannya. Dari kertas seni itu munculkan ide membuat kotak kado. Ia kemudian menawarkannya ke galeri Kemang. Galeri itu langsung memesan 200 kotak karena uniknya. Sejak itulah bisnis kotak kado Belleza dimulai. Ia sampai kehabisan kotak kado ketika membuak gerai di Pasar Raya. Ternyata kreativitasnya terus berkembang dan pengguna kotak kadonya makin beragam.*

Belleza Indrawan

Bisnis : Kertaz-Kertaz Creative Box
Alamat : Ruko Bintaro Trade Center Blok D2 No. 3 Bintaro Sektor VII – Tangerang
Telepon : 021-70928922
Mulai bisnis : 1998
Bidang bisnis : Kotak kado
Omset : Produksi 150-200 kota/hari dengan harga mulai Rp 6500/kotak
Tenaga kerja : 30-an dan bisa 50-an dengan pekerja tidak tetap.

bisnis-laundry-murah-dan-mudahBanyak alternative bisnis yang bisa dilakukan oleh seorang ibu rumah tangga. Kalau Anda memiliki hobby atau keahlian yang bisa menghasilkan income, itu bagus. Jika tidak? Bukan berarti tidak punya kesempatan untuk membantu menopang perekonomian keluarga. Jadi, CIPTAKAN kesempatan itu!
Bisnis Laundry adalah salah satu alternative yang mudah dan tidak memerlukan modal besar. Keahlian? Rasanya semua orang bisa melakukannya. Asal tahu caranya.

Market yang dituju tentu saja bukan hotel berbintang atau perusahaan besar yang membutuhkan mesin laundry yang cangih dan sangat mahal. Lihatlah di sekeliling kita, semua orang berganti pakaian setiap hari. Mereka semua adalah peluang. Pak Fen (mentor saya di Entrepreneur University) pernah mengatakan, selama orang di dunia ini masih memakai baju, bisnis laundry tidak akan pernah mati. Saya setuju!

Memulainya sangat mudah, karena mencuci dan menyeterika adalah salah satu tugas rutin setiap ibu rumah tangga, jadi hampir setiap ibu rumah tangga pasti tahu bagaimana memilah pakaian supaya hasil cucian bersih dan tidak saling melunturi. Begitu pula dengan cara menyeterika dan melipat agar pakaian yang sudah tersusun rapi tidak mudah kusut lagi.

Modalnya? Bukankah di rumah sudah ada mesin cuci, tempat menjemur dan alat setrika? Manfaatkan saja dulu yang ada di rumah. Beberapa perlengkapan tambahan seperti keranjang, hanger, dan kantong plastik bisa dibeli dalam jumlah sedikit terlebih dahulu. Karena seperti semua usaha yang baru berdiri, proses pengenalan ke calon customer butuh waktu dan bertahap.

Jika semua peralatan sudah tersedia, langkah selanjutnya anda membutuhkan brosur dan pamflet untuk menyebarkan pengumuman tentang usaha anda. Buatlah brosur yang sederhana tapi menarik. Penyebaran brosur dan pamflet harus tepat sasaran, siapa market yang anda tuju. Apakah pasangan muda yang dua-duanya bekerja, mahasiswa, pekerja pabrik, karyawan toko, karyawan kantor (tempat suami anda bekerja mungkin?) Tentukan jenis pelayanan laundry yang mengena untuk calon customer anda, apakah kiloan, satuan, atau bulanan

Agar bisnis anda bisa tetap bertahan, kunci pertama harus sabar. Pada saat awal, jangan kaget kalau pelanggan yang datang hanya satu atau dua orang. Tapi jika anda bisa menggaet hati mereka dan membuat pelanggan pertama anda merasa nyaman melaundrykan pakaiannya di tempat anda, dijamin dia akan merekomendasikan ke teman-temannya. Dan jika pada bulan keempat, kelima atau keenam pelanggan anda sudah mulai banyak, inilah saatnya anda merekrut karyawan. Jika ini tidak dilakukan, maka waktu anda akan tersita mengurus bisnis dan sedikit melupakan tugas utama anda sebagai ibu rumah tangga. Jangan terlalu berhitung untuk berbagi rejeki dengan orang lain. Aa Gym pernah mengatakan, “Saya tidak khawatir dengan gaji karyawan, sebanyak apapun jumlah mereka, karena setiap orang memiliki rejekinya masing-masing”.

Setelah memiliki karyawan dan jumlah pelanggan semakin banyak, bukan berarti semuanya akan selalu baik-baik saja. Masalah sekecil apapun akan selalu timbul di hadapan anda, dan itu adalah resiko dalam hidup. Jadi, selalu tingkatkan bekal anda dengan membaca buku, menambah relasi, mengikuti seminar atau pelatihan secara berkala. Karena kegiatan itu sangat bermanfaat untuk “mengasah pisau” kemampuan dan kemandirian kita.

Selamat berkarya!
Oleh :
Widyawati Irada
Owner Familia Laundry
www.familialaundry.com

Pencarian
May 2012
M T W T F S S
« Dec    
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  
Waktu Sholat
    Waktu Sholat hari ini di
    ....